[Event] Menulis Cerpen dan Puisi

Hoy, hoy, hoy! Yang pengen namanya nangkring di sampul buku, yuk ikut event dari Meta Kata!

Caranya, kamu tinggal kirim naskah cerpen atau puisi kamu, dengan tema Love Triangle dan Forbidden Love. Kamu bisa ikut kedua temanya. Tapi masing-masing tema cuma boleh kirim satu naskah aja. Jadi di satu tema, kamu cuma bisa kirim naskah cerpen atau naskah puisi. Gak bisa dua-duanya.

Batas waktu pengiriman naskah sampai tanggal 14 September 2014. Untuk syarat-syarat lainnya langsung kamu cek aja ke sini ya!

Selamat berkarya :D

---
Gue juga mau minta tolong nih. Tolong vote gue di http://claude-c-kenni.blogspot.com/2014/08/voting-pemenang-giveaway-emotional.html ya! Biar gue dapet tongsis gratis. Hehe. Gue ada di nomor 4. Thanks before.

Asiknya Pameran Buku

Sebagai perempuan, gue suka banget belanja. Apalagi kalau ada yang berbau diskon. Euh langsung dikejar deh!

Nah biasanya, barang-barang berdiskon bisa kita dapetin kalau lagi ada pameran. Iya, di Bandung, hampir tiap bulan selalu ada pameran. Dari mulai barang elektronik, furniture, pakaian, pernak-pernik, sampe pameran buku, dan masih banyak lagi.

Dulu waktu masih SD, gue pernah diajak ortu ke pameran cenderamata yang berasal dari seluruh Indonesia. Gue seneng banget, karena disana gue bisa tahu barang-barang dari daerah lain.

Selain itu, dulu, gue juga pernah diajak ke pameran buku. Untuk pertama kalinya, gue liat banyak buku dipajang sana-sini. Waktu disana, ortu ngebebasin gue milih buku yang pengen dibeli. Sayangnya, dulu gue belum terlalu takjub sama yang namanya komik, novel, atau bahan bacaan lainnya. Jadi ya, gue ga milih apa-apa. Sayang banget kan? :(

Akhirnya bunda ngebeliin buku ini.

Tentang Alat Doraemon

Aku ingin begini. Aku ingin begitu.
Ingin ini. Ingin itu. Banyak sekali.
Semua, semua, semua, dapat dikabulkan.
Dapat dikabulkan dengan kantong ajaib.
Aku ingin terbang bebas di angkasa.
Hey, baling-baling bambu.
La la la. Aku sayang sekali, Doraemon.

Kemaren salah satu acara di stasiun tv ada yang bahas tentang Doraemon. Mungkin diantara kalian juga ada yang nonton.

Di salah satu segmennya, acara ini ngebahas tentang alat-alat Doraemon yang sudah terealisasi di dunia nyata. Sebelum nyebutin alat apa aja, ada sesi "Menurut Saya"-nya dulu. Sesi ini nanya ke beberapa orang tentang barang Doraemon apa yang pengen dimiliki.

Kebanyakan pada jawab pengen punya pintu kemana saja. Alesannya macem-macem. Dari yang biar deket ke rumah pacar, bisa menghindari macet, sampe yang biar gratis kemana-mana. XD

Dan ada satu jawaban yang bikin gue ngakak. Dia jawab, "Kalau Doraemon ada di dunia ini, gue mau minta senter pembesar dan pengecil kali ya. Jadi kalau misalnya ada masalah yang besar gitu, gue kecil-kecilin. Tapi kalau misalnya pengen putus, ada masalah kecil, gue besar-besarin. Ya gitu aja sih."

Wahahahahaha. Parah banget kan?

Oke. Jadi ternyata sudah ada alat-alat Doraemon yang benar-benar nyata, tapi dalam bentuk yang berbeda. Jadi bisa dibilang, mungkin alat ini terinspirasi dari alatnya Doraemon. Apa aja sih?

(Mendadak) Jadi Guru

Kalau orang lain mendadak jadi milyader. Gue beda. Gue mendadak jadi guru. Iya ini mendadak banget. Tiba-tiba temen gue nge-line. Dia bilang gini, "Ayo dong bantuin aku! Ada yang nawarin jadi guru nih!"

Tapi gue ga mau menderita.
Sebagai orang yang bercita-cita jadi guru, gue langsung tertarik. Gue langsung meluncurkan pertanyaan, "Ngajarin apa? Dimana? Ngajar anak segede apa?"

"Di sekolahan. Anak SMK, jurusan TKJ. Jadi guru produktif."

Seketika gue langsung menciut. Gue aja baru lulus tahun kemaren, eh disuruh ngajar anak SMK. Bisa apa?!

Saat itu gue bimbang. Menurut gue, itu adalah kesempatan besar. Gue menimbang-nimbang. Akhirnya..ok! Gue terima tawarannya.

Sebenarnya ada ketakutan saat disuruh ngajar anak SMK. Ya, gue takut karma. Gue merasa dulu (waktu di SMK juga) banyak berbuat salah sama para guru. Dari mulai ngebantah, bikin marah, sampai bikin nangis guru. Begitulah kelakuan gue dan temen-temen sekelas dulu. Jangan ditiru ya!

Setelah fix menerima tawaran itu, besoknya gue langsung diajak ke sekolahnya. Gue dengan santai menyetujui dan pergi kesana. Eh taunya, langsung ditodong ngajar :(( Bisa apa?!

Mungkin begini ekspresi muka gue ketika ditodong ngajar saat itu.
Dengan kaki gemeteran dan ngomong yang belepotan, di hari pertama gue cuma memperkenalkan diri dan ngobrol-ngobrol geje sama murid-muridnya. Saking bingungnya mau ngomong apa lagi, gue cuma bisa bilang, "Ada yang mau ditanyain lagi?"
Pokoknya parah bangetlah!

Dan lagi, rata-rata siswa SMK berumur 16-18 tahun kan? Lah, gue dipanggil 'ibu' sama siswa disana. Padahal gue umurnya ga beda jauh sama mereka. Gue merasa tua sekali :') Antara harus bangga atau sedih.

Ya gue sih cuma bisa berdo'a, semoga ga ada warga sekolah yang baca dan semoga kesempatan (mendadak) jadi guru ini bisa bener-bener membuat gue jadi guru seutuhnya. Aamiin.

Oh iya, kalau diatara pembaca kesasar ada yang berprofesi ataupun pernah menjadi guru, kasih tips dong! Seputar menjadi seorang pengajar tentunya. Ditunggu loh! :)

Ctt: Postingan ini gue upload langsung di sekolah tempat gue ngajar. Biar semakin keren. Hahaha
---
Gue juga mau minta tolong nih. Tolong vote gue di http://claude-c-kenni.blogspot.com/2014/08/voting-pemenang-giveaway-emotional.html ya! Biar gue dapet tongsis gratis. Hehe. Gue ada di nomor 4. Thanks before.

#Selfie-cial

What makes you special?

Kalau dikasih pertanyaan gitu, gue bingung jawabnya. Kalau dibeberin semua, nanti dikira sombong lagi. Hehehe.

Ini no filter loh. ASLI! No tongsis juga.
I think I’m lucky person. Kenapa? Karena telah berhasil hidup selama 18 tahun, bukankah itu keberuntungan? Masih dikasih nafas oleh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang merupakan suatu keberuntungan, bagi gue.

Menurut gue nih ya, gue ini anak yang baik, sayang keluarga, cukup pintar, cukup rajin, bisa masak (walau sedikit ._.v), cukup sabar, tidak sombong dan rajin menabung. Gue juga pantang menyerah. Kalau pengen sesuatu, akan gue perjuangkan sampai titik darah penghabisan. Pokoknya, calon istri idaman banget lah! *kemudian di tampar*

Sebagai orang yang berparas biasa aja, membuat gue jadi orang yang (mudah-mudahan) asyik buat dijadiin teman ngobrol, apalagi teman hidup. #eaa

One more! I’m faithful. *kibas jilbab*

Sementara menurut keluarga dan teman-teman, gue itu orangnya pemarah, pemalu (gatau malu-maluin), suka ngatur, pemalas, kadang so' tau, keras kepala, gamau diatur, seenaknya banget lah.
"Kamu nanti gamau disayang mertua? Jadi perempuan males beres-beres!"
Bunda sendiri sampai ngomong gitu. Saking malesnya gue beresin kamar. Dan dengan mudahnya gue jawab, "Nanti juga berantakan lagi". Eh taunya dibales, "Yaudah ga usah makan. Nanti juga laper lagi." -_______-

Yaa namanya juga manusia, ada baik buruknya. Apalagi anak muda kan ya? #sesat

Eh kok dibeberin semua ya? :))

---
Oke, daripada kalian mengumpat (takutnya nambah dosa atau muntah-muntah) melihat ke-selfiecial-an gue. Mending ikutan juga deh! Berhadiah tongsis guys. Langsung aja klik gambar di bawah ini. 

http://claude-c-kenni.blogspot.com/2014/07/emotional-flutter-selfie-competition.html