Showing posts with label AAC2015. Show all posts
Showing posts with label AAC2015. Show all posts

#SolidarityDay Tribute to Soekarno and Mandela #AAC2015

Masih dalam rangka memperingati Konferensi Asia Afrika, hari Selasa ini diadakan acara bertema #SolidarityDay di komplek taman Pasupati (taman jomlo, taman skateboard dan taman film). Acaranya dimulai dari jam 1 siang - 9 malam.

sumber
Gue sebagai relawan INDIA (INformasi DunIa mAya), tentunya ikut datang ke acara. Yang gue lakukan di sana adalah update tweet sebanyak-banyaknya, karena itulah kerjaan gue yang sebenarnya hahaha. Kerjaan yang simple, tapi cukup merepotkan. Karena gue harus fokus menikmati acara sambil ngetweet.

Acara dimulai dengan pemutaran beberapa film pendek karya anak bangsa. Dilanjutkan dengan sambutan dari pak Ridwan Kamil dan juga ibu Atalia.

Di sela-sela sambutannya, kami semua yang ada di Taman Film diajak nyanyi lagu Indonesia Raya, Ibu Kita Kartini, dan Halo-Halo Bandung. Pak Wali juga ngasih beberapa hadiah ke para hadirin yang bisa jawab pertanyaan.


Ada hal lucu ketika pak Emil ngasih pertanyaan, "Siapa yang bisa menyebutkan 4 negara asia?". Satu orang anak maju ke depan, dan ngejawab, "Amerika, Indonesia, Singapura, Banjarmasin dan Korea."

Mari Pecahkan Rekor Bersama! #AngklungForTheWorld #AAC2015

*putar lagu Halo-Halo Bandung*

Halooo!!! Kamu mau jadi bagian sejarah? Ayo ikut memecahkan rekor bermain 20ribu angklung di acara Asian African Carnaval 2015. Jangan banyak mikir deh!

Segara daftarkan diri kamu. Caranya:



Kamu ga perlu bawa angklung ataupun bayar uang pendaftaran. Kamu tinggal bawa diri aja. Gampang kan? Hayu buruan! Kesempatan kedua itu susah didapat loh.

Oh iya, untuk yang melakukan pendaftaran lewat email, satu email hanya untuk satu pendaftar. Jadi kalau yang ga punya email, silahkan datang langsung ke Saung Angklung Udjo, alamatnya di Jl. Padasuka 118 - Bandung. Batas waktu pendaftaran tanggal 20 April 2015.

Gue kasih 3 keuntungan yang bisa kamu dapet dari ikutan acara ini:

1. Jadi Bagian Sejarah
Walaupun nama kamu ga akan tertulis di buku MURI dan Guinness Book of Record, tapi kamu menjadi penyebab "Rekor Pemain Angklung Terbanyak" itu menjadi terwujud.

2. Kenalan Baru
Pastinya kamu akan dapat banyak teman baru saat bermain angklung nanti. Pacar baru? Bisa jadi.

3. Jadi Terkenal
Hal besar biasanya diekspos dimana-mana. Semua stasiun tv Indonesia dan dunia pasti meliput. Siapa tau kamu disorot dan tiba-tiba jadi terkenal, kan keren! *mimpi*. Kalaupun ngga kesorot, setidaknya kamu bisa bercerita ke anak-cucumu kelak, bahwa kamu menjadi bagian dari acara ini.

Untuk info lebih lanjut, silahkan cek di twitter @angklungudjo dan Saung Angklung Udjo.

Jadi masih punya alasan untuk ga ikut acara keren ini?

Gotong Royong Persiapan KAA #TemuRelawanAAC #AAC2015

Hari penyelenggaraan peringatan Konferensi Asia Afrika sudah di depan mata. Bandung yang selalu menjadi kota tempat pelaksanaan hari peringatan KAA, benar-benar membuat pak Ridwan Kamil dan warga Bandung semakin sibuk mempersiapkan hari peringatan yang diadakan 10 tahun sekali ini.

Gue sebagai orang yang lahir, besar dan tinggal di Bandung, ga mau kalah. Gue ikut berpartisipasi dengan cara menjadi relawan di acara Asian African Carnaval 2015.

Kami para relawan yang telah terdaftar, tanggal 12 April 2015 kemarin, diajak berkumpul di Alun-Alun Bandung. Ada sekitar 1700 orang relawan yang datang. Padahal panitia sudah berkhayal kalau yang datang bisa mencapai lebih dari 5ribu orang, soalnya MCnya bilang kalau makan siang yang disediakan ada sekitar 7ribuan.

Walaupun jauh dari perkiraan, tapi #TemuRelawanAAC ini tetap asyik. Gue ketemu banyak teman baru dari berbagai umur dan kalangan. Seru!

sumber
Sebelum semua relawan kumpul di alun-alun, gue dan para relawan lain berkumpul di tempat yang sudah ditunjuk sebagai tempat kumpul. Ada 6 titik kumpul, salah satunya di SMA Trinitas.

Nunggu relawan yang lain datang? Foto dulu.