Menurut saya, hanya orang bodoh yang tidak punya mimpi. Semakin banyak mimpi, semakin rajin pula orang itu berusaha meraihnya. Oleh sebab itulah, saya punya banyak sekali impian. Dari mulai yang murah meriah sampai yang benar-benar mahal dan butuh perjuangan.
Untuk memotivasi diri sendiri agar tidak malas untuk mengejar mimpi-mimpi saya itu, saya menulisnya di secarik kertas dan menempelnya di pintu lemari.
Mungkin diantara kalian ada yang bilang, "Apa-apaan sih? Kurang kerjaan!" Tetapi percayalah, banyak orang yang melakukan hal seperti itu, and it's work! Mereka berhasil mencapainya. Contohnya Mas Alit (@shitlicious). Tau dia kan? Nah, coba buka blognya! Di salah satu postingannya dia pernah membahas bagaimana dia bisa meraih mimpi-mimpinya. Salah satu caranya, ya dengan menuliskannya.
Dalam waktu dekat, mimpi yang ingin saya wujudkan adalah menonton konser salah satu boyband dari Korea dan lulus dengan nilai yang memuaskan pada test bahasa Jepang.
Kedua mimpi itu sederhana, tetapi sangat membutuhkan perjuangan. Jika ingin menonton konser, berarti dari sekarang saya harus menyisihkan uang jajan. Jika ingin lulus test, berarti saya harus giat belajar.
Sedangkan impian yang sudah terwujud, salah satunya adalah bisa sekolah di SMK Negeri. Walaupun sebenarnya saya menginginkan sekolah negeri yang lain, tetapi saya sangat bersyukur karena masih bisa diterima di sekolah negeri lainnya di jurusan yang memang saya inginkan, yaitu RPL (Rekayasa Perangkat Lunak), dengan bonus teman-teman yang mengagumkan.
Untuk urusan sekolah, saya memang kurang beruntung. Inginnya ke sekolah yang ini, eh taunya keterima di sekolah yang itu. Entah saya yang kurang berusaha, entah memang harusnya seperti ini.
Impian lain yang sudah terwujud adalah menjadi seorang guru. Ya walaupun masih duduk di bangku kuliah, saya mendapatkan kesempatan untuk mengajar di salah satu SMK. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, saya terima tantangan itu. Walaupun berat, karena harus pandai membagi waktu, tetapi jika kita melakukan sesuatu sesuai passion, insyaallah Allah memudahkan. Aamiin.
| sumber |
