Ayo Wujudkan! #1Day1Dream

Pertama-tama gue mau bilang terimakasih sama Kancut Keblenger, yang udah membuat gue memutar otak mencari ide supaya bisa ikut tantangan #1Day1Dream ini sampai selesai. Tanpa tantangan ini, blog gue tak seramai biasanya.

Jadwal hari terakhir ini yaitu, "Menuliskan kembali satu mimpi yang akan diwujudkan tahun 2015, diambil dari mimpi yang telah diikutkan dalam project ini."

Mimpi yang gue tulis di postingan Snorkeling, I'm Ready! alhamdulillah udah tercapai, berkat ngumpulin uang jajan dan izin orang tua.
Ini buktinya :D

Mimpi lain yang pengen gue wujudkan tahun ini yaitu Donor Darah di PMI. Untuk mencapai mimpi ini, gue udah buat rencana dengan seseorang untuk menemani dan ikut dondar juga. Kalau ga ada halangan, sepertinya bulan depan gue udah bisa mewujudkan ini.

Gue keukeuh (baca: pengen banget) untuk bisa donor darah di PMI, karena layaknya makan sushi di negara sendiri, pasti rasanya jauh lebih nikmat makan di tempat asalnya. Suasananya pasti beda.

Buat semua, hayu atuh donor darah! Karena membantu sesama bisa dengan cara apa aja. Kalau tak punya harta, dengan cara menyempatkan sedikit waktu dan sedikit darah, banyak orang yang bisa kita selamatkan nyawanya loh.

His Dream #1Day1Dream

Gue ga ngerti sama laki-laki yang rela begadang demi nonton pertandingan klub sepak bola kesayangannya. Padahal besoknya sekolah, kuliah ataupun kerja. Dia (seorang laki-laki yang sudah dekat bertahun-tahun) pun sering melakukan hal itu.

Sebagai perempuan yang pengertian, gue ga mempermasalahkan itu, cuma mempertanyakan aja. Kenapa rela begadang, cuma demi siaran langsung sepak bola? Kenapa sih?

Saat gue tanya apa impiannya, eh ternyata ga jauh-jauh dari klub favoritnya itu. Dia bilang, "Pengen ke Milan, buat nonton pertandingan AC Milan."

Kalau gue jadi dia, gue akan berusaha mewujudkan mimpi itu, tapi mungkin ngga dengan begadang.

Jadi..buat para lelaki, khususnya kamu, please ga usah begadang demi nonton bola. Kasihan tuh badan, rusak dari dalam. Tapi teruslah berusaha dan perjuangkan mimpi-mimpi mu itu. Semoga terkabul, aamiin.

Winda, Seorang Ibu Penulis Novel

"Dimulai dari mimpi besarnya: ingin dapat ridho Allah. Caranya: mewujudkan mimpi yg lebih kecil: hidup bahagia dengan kualitas ibadah yg baik. Cara mewujudkan mimpi hidup bahagia: mewujudkan mimpi-mimpi yangg lebih kecil: ngasih manfaat ke orang banyak, jadi orang tua yangg baik, bisa jaga kesehatan, bisa berkarya sebanyak2nya, dll."

Begitulah  jawaban Winda, seorang ibu penulis novel ketika gue tanya tentang mimpinya. Mimpi yang sepertinya sederhana, tapi menurut sebagian orang, itu mungkin cukup sulit.

Gue salut sama ibu yang satu ini. Selain udah punya banyak karya, dia juga aktif ngeblog di http://www.emakgaoel.com. Jarang banget kan seorang ibu dua anak yang bisa aktif di medsos, tapi keluarga tetep terurus. Keren!

Kalau gue jadi dia, belum tentu bisa. Tapi nanti gue berusaha untuk menjadi lebih keren dari ibu Winda. Hahaha :D

"Mimpi itu buat aku kompleks banget, karena gak bisa dibuat dalam satu bakul." - Winda

sumber

Si Programmer Perempuan #1Day1Dream

Karena dulu sekolah di SMK jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) yang setiap hari kerjaannya ngoding, menjadikan dia satu-satunya perempuan di kelas yang meneruskan ngoding untuk menyambung hidup, alias jadi programmer.

Dulu gue dan dia ngelamar kerja bareng ke perusahaan IT, dan karena suatu alasan, ternyata dia yang keterima. Gue ga menyesal, malah bersyukur. Apalagi setelah setahun dia kerja di sana, kantung matanya makin gede. Hahaha. Bukannya seneng dia jadi ada kantung matanya, tapi gue seneng karena bukan gue yang di posisi dia :))

Waktu itu di kelas cuma ada 10 perempuan dari total 32 siswa, itulah penyebab gue, dia dan teman perempuan yang lain jadi akrab. Kami udah seperti saudara, pokoknya tak terpisahkan.
Dia (kerudung biru tua) yang di sebelah kanan gue.
Setelah 2 tahun lulus dari sekolah, gue penasaran sama mimpi ibu programmer yang satu ini. Pengen jadi dan punya apalagi sih dia? Setau gue, dulu dia pengen pergi ke Jepang juga. Sekarang, setelah di tanya, ternyata dia pengen jadi pengusaha.

Mendengar jawabannya itu, gue cuma senyum-senyum sendiri. Serius nih? :)) Ga nyangka aja, seseorang yang dulunya susah mengambil keputusan, tiba-tiba bermimpi pengen punya usaha sendiri di bidang IT. Mungkin dia telah berubah, alhamdulillah.

Walaupun sepenglihatan gue selama ini sih, dia belum berubah sepenuhnya. Tapi semoga mimpinya bisa terwujud. Aamiin.

Oh iya, gue belum ngasih tau nama dia siapa. Perkenalkan, teman seperjuangan - teman curhat - teman pengagum kakak kelas, Wita.

Pakde, Penulis dan Blogger Sejati #1Day1Dream

Pakde, begitu orang-orang yang ada di facebook memanggilnya. Ya sesuai dengan panggilannya itu, pakde adalah seorang kakek yang aktif banget ngeblog dan menulis. Semangatnya itu sering beliau tularkan ke anak-anak muda seperti gue ini, lewat tulisan di blog ataupun facebook.

Saat pertama kali tahu bahwa umurnya tak muda lagi, gue takjub. "Keren nih ada kakek-kakek ngeblog", ujar gue saat itu.

Kekerenannya bukan hanya itu. Pakde yang bernama asli Abdul Cholik ini ternyata udah menerbitkan banyak buku. Wow! Gue mah kalah :(
Ini baru dua buku yang keliatan. (sumber)
Karena gue penasaran plus mumpung ada project #1Day1Dream ini, gue tanya aja apa impian beliau di umur yang udah lebih dari setengah abad itu. Dan jawabannya adalah... *drum roll*

"Saya ingin menerbitkan novel yang bagus, syukur jika difilmkan."

Atulaaah.. Keren banget pakde yang satu ini. Ga kalah sama anak muda. Padahal beliau udah punya banyak buku yang diterbitkan, tapi masih belum cukup. Karena katanya buku-buku yang dia tulis kebanyakan artikel biasa. Jadi dia tertantang untuk nulis novel. Walaupun ga gampang, tapi itu merupakan tantangan dan peluang, gitu katanya.

Huaaah, gue sebagai anak muda merasa gerah ngeliat pakde begitu bersemangat. Gue pengen banget menyaingi pakde, tapi.. terlalu banyak tapi dan nanti :(( #ProblemAnakMuda Masih ada hari esok #PrinsipAnakMuda

Untuk Pakde, semoga impiannya itu bisa segera terwujud. Terimakasih untuk semangat yang terus diberikan ke junior-juniornya. Maaf kalau tulisannya ada yang ga enak di hati ya *sungkem*

Buat kalian yang penasaran sosok luar biasa itu, bisa langsung mampir ke http://abdulcholik.com